Senin, 04 Mei 2015




Analisis 2
IMPACT OF REPRESENTATIONAL APPROACH ON THE IMPROVEMENT OF STUDENTS’ UNDERSTANDING OF ACCELERATION
Oleh:

 Sutopo1,*, Liliasari2, B. Waldrip3, D. Rusdiana4
1Physics Department, State University of Malang, Malang, Indonesia
2School of Graduate Programs, Indonesia University of Education, Bandung, Indonesia
3Faculty of Education, Monash University, Churchill, Australia
4Physics Education Department, Indonesia University of Education, Bandung, Indonesia
Received: 23 Pebruari 2012. Accepted: 20 Maret 2012. Published: Juli 2012
http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JPFI/article/download/2156/2250

Latar Belakang
Penelitian ini meneliti dampak dari pendekatan representasional pada peningkatan under¬standing siswa akselerasi. Subjek terdiri dari 24 calon mahasiswa guru fisika dari Universitas Negeri Malang, mendaftarkan Topik Terpilih Fisika Sekolah tentu saja di Semester I tahun akademik 2011/2012. Us¬ing campuran-metode desain, studi ini menyimpulkan bahwa (1) Rata-rata siswa dari tes konseptual meningkat secara signifikan dari 50,8% menjadi 85,0% dengan sangat besar ukuran d-efek (1,67) dan normalisasi-gain tinggi (0.71), (2) siswa menjadi mampu menggunakan definisi operasional percepatan untuk menganalisis multi-flash gerak diagram, dan (3) siswa direhabilitasi kesalahpahaman mereka percepatan. Namun, beberapa siswa terjebak dalam mis¬conception mereka yang percepatan benda tembakan-up menurun dengan elevasi, dan ketegangan di tali bandul berayun sama dengan berat bob-nya.
Metode Pembelajaran
1.      Produk di Tema 1 meminta siswa untuk menentukan arah accele¬ration dari lintasan yang diberikan.
2.       2 meminta siswa untuk menentukan percepatan agar berhasil menghitung ketegangan di tali pada masalah pendulum seperti.
3.      3 meminta stu-penyok untuk menggambarkan secara kualitatif besarnya percepatan bola nya.
Tujuan Pembelajaran
1.      Rata-rata siswa dari tes konseptual meningkat secara signifikan dari 50,8% menjadi 85,0% dengan sangat besar ukuran d-efek (1,67) dan normalisasi-gain tinggi (0.71),
2.       siswa menjadi mampu menggunakan definisi operasional percepatan untuk menganalisis multi-flash gerak diagram,
3.       siswa direhabilitasi kesalahpahaman mereka percepatan. Namun, beberapa siswa terjebak dalam mis¬conception mereka yang percepatan benda tembakan-up menurun dengan elevasi, dan ketegangan di tali bandul berayun sama dengan berat bob-nya.
Hasil Penelitian
Keberhasilan mereka siswa menegaskan klaim peneliti pendidikan sains baru yang belajar ilmu efektif siswa perlu memahami representasi yang berbeda dari konsep ilmu pengetahuan dan proses, dapat menerjemahkan representasi ke dalam satu sama lain, dan memahami penggunaan terkoordinasi dalam mewakili pengetahuan ilmiah (Hubber, Tytler, & Haslam, 2010; Prain, Tytler, & Peterson, 2009; Waldrip, Prain, & Carolan, 2010). Kemampuan untuk menggunakan beberapa representasi dianggap sebagai kunci untuk belajar fisika (Kohl, Rosengrant, & Finkelstein, 2007). Siswa dengan kemampuan representasi yang lebih tinggi memiliki kesempatan lebih tinggi untuk memecahkan masalah yang kompleks berhasil (Malone, 2008). Rosengrant, Heuvelen, dan Etkina (2009) menemukan bukti bahwa siswa yang sering menggunakan beberapa representasi berhasil dalam FCI (persediaan konsep gaya), MBT (mekanik tes awal), dan CSEM (survei konseptual elektrostatika dan magnet) tes.
Sumber :
Indonesia, Jurnal Pendidikan Fisika. "IMPACT OF REPRESENTATIONAL APPROACH ON THE IMPROVEMENT OF STUDENTS’UNDERSTANDING OF ACCELERATION." Jurnal Pendidikan (2012).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar